Entri Populer

Jumat, 02 Desember 2011

-Sang Penyair

sebuah novel karya seorang sastrawan Perancis dan disadur oleh Mustafa Lutfi Al-Manfaluthi. mengkisahkan tentang seorang pemuda yang bernama Sreno kepada seorang gadis cantik -Rokisan. namun cintanya bertepuk sebelah tangan !!.

..cinta sejati dan abadi tidak akan hilang namun bersembunyi dalam hatii...

-----
Jiwaku menjadi pakaian tubuhmu.
Aku berada di sela-sela bilik jiwamu, dan bersembunyi di lubuk hatimu
Engkau akan menjadi segalanya bagi dia,
sedang aku sirna, tidak ada sama sekali.
Dia akan senantiasa bahagia, bila di sisinya berdiri manusia sempurna.
Engkau akan menjadi manusia idaman baginya.
Kita tidak sedang berusaha tuk menipunya,
karena yang kita lakukan adalah untuk kebahagiaannya.
-----
Dia akan mendengar suara kalbuku yang terucap dari mulutmu,
Merasakan jiwa dan ruhku dari tubuhmu,
Meminum perasaan sukmaku dari gelasmu,
Menyanyikan irama laguku dari kenyaringan suaramu.
-----
Jadilah engkau lidah dan aku pikirannya
Engkau tubuh dan aku ruh
Engkau keelokan dan aku akal
Engkau bunga dan aku keharumannya
Engkau mata dan aku cahaya yang memancar
Engkau hati, dan aku cinta yang terpendam di dalamnya
----
Rintihan dan jeritanku ini, seperti seekor burung yang terbang di angkasa, dan aku telah menemukan tempat hinggap, yaitu di atas tanganmu.

-(Kata-kata ini di ucapkan oleh Sreno kepada rival cintanya, yaitu Christian. 'Dia' yang dimaksud di atas adalah wanita yang dicintainya, Rokisan)-
-----
Aku akan bahagia karena aku adalah Sang Penyair.
Seorang penyair bersandiwara dengan fitrahnya.
Ia akan menikmati pakaian yang bukan pakaiannya,
Menampakkan perasaan jiwa yang bukan kata hatinya
Ia berperan sebagai orang gila, padahal ia orang yang cerdas.
Berperan sebagai pemberani, padahal ia pengecut.
Berperan bahagia, padahal ia... menderita.
Ia juga bisa berperan sebagai pecinta,
yang menekan getaran cinta di hatinya untuk kebahagiaan orang lain.

-(Kata-kata ini juga diucapkan oleh Sreno kepada Christian saat Christian menanyakan kepadanya mengapa ia begitu baik, mau membantu cintanya terhadap Rokisan)-

Jumat, 18 November 2011

Love Hurts

...
You told me that you loved me
why did you leave me to cry in the cold
you swore this time was different
why does that line seem so old
You told me I was the only one
who could make you feel that way
you told me that you cared about me
so why didnt you stay
All the nights you laid with me
alone in the dark in my bed
now I finally realize
you were just messing with my head
Love is such a powerful word
a word people often misuse
something they take for granted
something they beat and abuse
My wounds run deep inside me
there’s blood all over the place
I think I’ve really lost it this time
Im ashamed to show my face
-mindFREAK-

Chairil Anwar -biografi

Kehidupan Masa Kecil Chairil Anwar

Chairil Anwar Dilahirkan di Medan, Chairil Anwar merupakan anak tunggal. Ayahnya bernama Toeloes, mantan bupati Kabupaten Indragiri Riau, berasal dari Taeh Baruah, Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Sedangkan ibunya Saleha, berasal dari Situjuh, Limapuluh Kota. Dia masih punya pertalian keluarga dengan Sutan Sjahrir, Perdana Menteri pertama Indonesia.
Chairil masuk sekolah Hollandsch-Inlandsche School (HIS), sekolah dasar untuk orang-orang pribumi waktu masa penjajahan Belanda. Dia kemudian meneruskan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), sekolah menengah pertama Hindia Belanda, tetapi dia keluar sebelum lulus. Dia mulai untuk menulis sebagai seorang remaja tetapi tak satupun puisi awalnya yang ditemukan.
Pada usia sembilan belas tahun, setelah perceraian orang-tuanya, Chairil pindah dengan ibunya ke Jakarta di mana dia berkenalan dengan dunia sastra. Meskipun pendidikannya tak selesai, Chairil menguasai bahasa Inggris, bahasa Belanda dan bahasa Jerman, dan dia mengisi jam-jamnya dengan membaca karya-karya pengarang internasional ternama, seperti: Rainer M. Rilke, W.H. Auden, Archibald MacLeish, H. Marsman, J. Slaurhoff dan Edgar du Perron. Penulis-penulis ini sangat memengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung memengaruhi puisi tatanan kesusasteraan Indonesia.

Kehidupan Masa Remaja Chairil Anwar

Nama Chairil mulai terkenal dalam dunia sastera setelah pemuatan tulisannya di “Majalah Nisan” pada tahun 1942, pada saat itu dia baru berusia dua puluh tahun. Hampir semua puisi-puisi yang dia tulis merujuk pada kematian. Chairil ketika menjadi penyiar radio Jepang di Jakarta jatuh cinta pada Sri Ayati tetapi hingga akhir hayatnya Chairil tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya. Puisi-puisinya beredar di atas kertas murah selama masa pendudukan Jepang di Indonesia dan tidak diterbitkan hingga tahun 1945.
Semua tulisannya yang asli, modifikasi, atau yang diduga diciplak dikompilasi dalam tiga buku : Deru Campur Debu (1949); Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949); dan Tiga Menguak Takdir (1950, kumpulan puisi dengan Asrul Sani dan Rivai Apin).

Akhir Hidup Chairil Anwar

Vitalitas puitis Chairil tidak pernah diimbangi kondisi fisiknya, yang bertambah lemah akibat gaya hidupnya yang semrawut. Sebelum dia bisa menginjak usia dua puluh tujuh tahun, dia sudah kena sejumlah penyakit. Chairil Anwar meninggal dalam usia muda karena penyakit TBC Dia dikuburkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta. Makamnya diziarahi oleh ribuan pengagumnya dari zaman ke zaman. Hari meninggalnya juga selalu diperingati sebagai Hari Chairil Anwar.

Karya Tulis Chairil Anwar [Kembali ke daftar isi]

  • Deru Campur Debu (1949)
  • Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus (1949)
  • Tiga Menguak Takdir (1950) (dengan Asrul Sani dan Rivai Apin)
  • “Aku Ini Binatang Jalang: koleksi sajak 1942-1949″, disunting oleh Pamusuk Eneste, kata penutup oleh Sapardi Djoko Damono (1986)
  • Derai-derai Cemara (1998)
  • Pulanglah Dia Si Anak Hilang (1948), terjemahan karya Andre Gide
  • Kena Gempur (1951), terjemahan karya John Steinbeck

Karya-karya tentang Chairil Anwar

  • Chairil Anwar: memperingati hari 28 April 1949, diselenggarakan oleh Bagian Kesenian Djawatan Kebudajaan, Kementerian Pendidikan, Pengadjaran dan Kebudajaan (Djakarta, 1953)
  • Boen S. Oemarjati, “Chairil Anwar: The Poet and his Language” (Den Haag: Martinus Nijhoff, 1972).
  • Abdul Kadir Bakar, “Sekelumit pembicaraan tentang penyair Chairil Anwar” (Ujung Pandang: Lembaga Penelitian dan Pengembangan Ilmu-Ilmu Sastra, Fakultas Sastra, Universitas Hasanuddin, 1974)
  • S.U.S. Nababan, “A Linguistic Analysis of the Poetry of Amir Hamzah and Chairil Anwar” (New York, 1976)
  • Arief Budiman, “Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan” (Jakarta: Pustaka Jaya, 1976)
  • Robin Anne Ross, Some Prominent Themes in the Poetry of Chairil Anwar, Auckland, 1976
  • H.B. Jassin, “Chairil Anwar, pelopor Angkatan ’45, disertai kumpulan hasil tulisannya”, (Jakarta: Gunung Agung, 1983)
  • Husain Junus, “Gaya bahasa Chairil Anwar” (Manado: Universitas Sam Ratulangi, 1984)
  • Rachmat Djoko Pradopo, “Bahasa puisi penyair utama sastra Indonesia modern” (Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1985)
  • Sjumandjaya, “Aku: berdasarkan perjalanan hidup dan karya penyair Chairil Anwar (Jakarta: Grafitipers, 1987)
  • Pamusuk Eneste, “Mengenal Chairil Anwar” (Jakarta: Obor, 1995)
  • Zaenal Hakim, “Edisi kritis puisi Chairil Anwar” (Jakarta: Dian Rakyat, 1996)

Kesehatan...-Dismenore-

Dismenore adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Disebut dismenore primer jika tidak ditemukan penyebab yang mendasarinya dan dismenore sekunder jika penyebabnya adalah kelainan kandungan.

Penyebab
Dismenore sekunder lebih jarang ditemukan dan terjadi pada 25% wanita yang mengalami dismenore. Penyebab dari dismenore sekunder adalah: endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut, dan pemakaian IUD.

Faktor Risiko
Biasanya dismenore primer timbul pada masa remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama. Sedangkan dismenore sekunder seringkali mulai timbul pada usia 20 tahun. Faktor lainnya yang bisa memperburuk dismenore adalah:
-rahim yang menghadap ke belakang (retroversi)
-kurang berolah raga
-stres psikis atau stres sosial.

Gejala dan TandaNyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar ke punggung bagian bawah dan tungkai. Nyeri dirasakan sebagai kram yang hilang-timbul atau sebagai nyeri tumpul yang terus menerus ada.
Biasanya nyeri mulai timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi, mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam dan setelah 2 hari akan menghilang. Dismenore juga sering disertai oleh sakit kepala, mual, sembelit atau diare dan sering berkemih. Kadang sampai terjadi muntah.

Penatalaksanaan
Pertambahan umur dan kehamilan akan menyebabkan menghilangnya dismenore primer. Hal ini diduga terjadi karena adanya kemunduran saraf rahim akibat penuaan dan hilangnya sebagian saraf pada akhir kehamilan.
Untuk mengurangi rasa nyeri bisa diberikan obat anti peradangan non-steroid (misalnya ibuprofen, naproksen dan asam mefenamat). Obat ini akan sangat efektif jika mulai diminum 2 hari sebelum menstruasi dan dilanjutkan sampai hari 1-2 menstruasi.
Selain dengan obat-obatan, rasa nyeri juga bisa dikurangi dengan:
– istirahat yang cukup
– olah raga yang teratur (terutama berjalan)
– pemijatan
– yoga
– orgasme pada aktivitas seksual
– kompres hangat di daerah perut.
Untuk mengatasi mual dan muntah bisa diberikan obat anti mual, tetapi mual dan muntah biasanya menghilang jika kramnya telah teratasi.
Gejala juga bisa dikurangi dengan istirahat yang cukup serta olah raga secara teratur. Jika nyeri terus dirasakan dan mengganggu kegiatan sehari-hari, maka diberikan pil KB dosis rendah yang mengandung estrogen dan progesteron atau diberikan medroksiprogesteron.
Pemberian kedua obat tersebut dimaksudkan untuk mencegah ovulasi (pelepasan sel telur) dan mengurangi pembentukan prostaglandin, yang selanjutnya akan mengurangi beratnya dismenore. Jika obat ini juga tidak efektif, maka dilakukan pemeriksaan tambahan (misalnya laparoskopi).
Jika dismenore sangat berat bisa dilakukan ablasio endometrium, yaitu suatu prosedur dimana lapisan rahim dibakar atau diuapkan dengan alat pemanas.
Pengobatan untuk dismenore sekunder tergantung kepada penyebabnya.

Jumat, 11 November 2011

.tenggelam dalam rapuh.

saat ini. saat kemarin. saat lalu. berujung pada waktu yang berputar. kejam. itu penilaian ku terhadap waktu. berjalan, berputar begitu saja tanpa mempedulikan siapa. dia bisa memberikan kebahagian dan bisa pula merampas kebahagiaan dengan cepat. tidak ada yang bisa menyalahkannya. hanya saja kita sering menyepelekannya. telah berapa detik waktu yang terbuang sia-sia. entahlah. aku tak pernah memikirkannya. terkadang menyesali apa yangg telah waktu berikan. terkadang pula kurang mensyukuri apa yang telah ada.


sadar. tidak ada manusia yang sempurna. salah dan khilaf. sifat manusia yang hakiki. begitu pun dengan ku. kesalahan sering terjadi. salah dalam perbuatan, perkataan hingga perasaan. melakukan kebaikan, belum tentu baik untuk orang lain. berkata benar, belum tentu benar untuk orang lain.

perasaan. mengapa aku tercipta dengan perasaan. karena itu selalu sulit. sulit mendefinisikan. sulit menafsirkan. perasaan suka, perasaan sedih, perasaan kecewa, perasaan sayang hingga perasaan cinta. telah aku rasakan itu semua dalam hidup ini..........................................

Rabu, 07 September 2011

apalah artinya ???

Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK
TERLIHAT…
Kita semua agak aneh… dan hidup
sendiri juga agak aneh…
Dan ketika kita menemukan seseorang
yang keunikannya SEJALAN dengan
kita..
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke
dalam suatu keanehan serupa
yang dinamakan
CINTA..
Ada hal2 yang tidak ingin kita
lepaskan..
Orang2 yang tidak ingin kita
tinggalkan…
Tapi ingatlah…
melepaskan BUKAN akhir
dari dunia,
melainkan awal suatu kehidupan
baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang
menangis,
mereka yang tersakiti,
mereka yang telah
mencari…
dan mereka yang telah
mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa
menghargai
betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan
MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu
dan kamu MASIH menunggunya
dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum
sambil berkata: “Aku
turut berbahagia untukmu”
Apabila cinta tidak berhasil…
BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan
sayapnya dan terbang ke alam
bebas LAGI..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin
menemukan cinta dan
kehilangannya..
Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu mati
bersamanya…
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..
MELAINKAN mereka yang tetap
tegar ketika mereka
jatuh.
Entah bagaimana…dalam
perjalanan kehidupan,
kamu belajar tentang dirimu sendiri..
dan menyadari bahwa penyesalan
tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi
atas pilihan2 kehidupan
yang telah kau buat.
TEMAN SEJATI…Mengerti ketika kamu berkata ‘Aku lupa..’
Menunggu selamanya ketika
kamu berkata’Tunggu
sebentar’
Tetap tinggal ketika kamu
berkata: “Tinggalkan aku sendiri”
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata: “Bolehkah saya masuk?”
MENCINTAI…
BUKANlah bagaimana kamu melupakan..melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan.. melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati…
dibandingkan menangis tersedu2..
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah
hilang..
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah,
kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang..
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang.
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila
kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai MELAINKAN
BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI.
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang
‘yang tersedia’
Lebih baik menunggu orang yang kamucintai DARIPADA orang yang berada
disekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk
dibuang hanya dengan ’seseorang’
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu
dan kadang kala,
teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta
yang tidak kamu sadari.
And now find Ur Love ……….

Minggu, 28 Agustus 2011

impian bertabur harapan



apa kalian tahu, sebutan untuk kota Jakarta ? kalau bandung adalah kota kembang. bogor adalah kota hujan. surabaya adalah kota pahlawan. kalau Jakarta ? Metropolitan !. yaa. kota Metropolitan. kota yang merupakan ibu kota negara. semua aktifitas pemerintahan berpusat di sini. dari istana negara. gedung mpr / dpr. hingga gedung-gedung milik perusahaan, baik negeri maupun swasta.
jakarta terkenal dengan kota yang semrawut. itu menurut saya loh. hehe. karena bisa kita lihat, kemacetan dari zaman dahoeloe hingga zaman sekarang masih mewarnai jalan ibukota. panas, polusi, debu, bising itu yang kita rasakan. saya ragu kalau di Jakarta ini masih ada daerah yang ramah lingkungan. kalau pun ada, mungkin saya yang belum menemukan tempat tersebut. tinggal di kota besar seperti ini adalah dambaan semua orang. orang dari desa merantau ke jakarta untuk mengadu nasib. mereka rela meninggalkan anak dan istrinya di desa untuk mencari pekerjaan di sini demi menyambung kehidupan. tak jarang dari mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan kembali ke desa. tapi banyak juga diantara mereka yang mendapatkan pekerjaan yang layak. oleh karena itu Jakarta yang sudah padat penduduknya semakin padat dengan kedatang-kedatangan kaum urbanis.
stetiap harinya harus melawan kemacetan untuk bisa sampai ke kampus. kalau tidak mau kena macet yaa harus lebih awal. tapi tau sendiri anak Jakarta zaman sekarang. susah di atur tapi maunya ngatur. :) kalau sudah terkena macet, ingin rasanya menghilang dari sini. membayangkan berada di tempat yang tenang, sejuk, tanpa macet, tanpa polusi, dan bisa melihat mentari terbit. namun lamunan ku cepat buyar karena harus berdesak-desakkan dengan penumpang metromini yang lainnya. tapi saya bersyukur tinggal di sini. karena semua yang kita jalankan adalah nikmat-Nya. 
merasakan udara sejuk,  menikmati panorama nan indah dan berkumpul bersama sanak saudara  hanya bisa dilakuakan satu tahun sekali. momentnya pas lebaran. yups. MUDIK. suasana desa nan permai dengan masih terdengar suara burung berkicau menemani dang mentari keluar dari peraduannya, harum embun ketika pagi dan nyanyian dedauanan yang tergesek oleh angin. sungguh hal yang tak bisa dirasakan di kota besar seperti Jakarta. terlihat juga gunung menjulang dengan menunjukkan kekokohannya serta hamparan sawah keemasan karena musim panen telah tiba. sering sekali berharap dalam mimpi, suatu saat kota Jakarta akan seperti itu. tanpa macet, tanpa polusi, tanpa bising, tanpa asap-asap pabrik dan tanpa gedung-gedung tinggi, pencakar langit. suatu hal yang mustahil yang dapat disimpulkan. sudah menjadi takdir dari-Nya akan suasana Jakarta seperti itu.
harapan da mimpi tak pernah lepas dari kehidupan manusia. mimpi akan menjadi orang sukses dengan yang dicita-citakan serta harapan dapat membahagiakan kedua orang tua. mimpi akan kota jakarta akan seperti desa sungguhlah sulit. karena masing-masing sudah mempunyai kodratnya. mumpung berada di tempat yang indah ini, akan ku habiskan waktu untuk melepaskan kepenatan yang ku bawa dari kota kelahiranku. mendaki gunung dengan memetik hasil kebun sendiri, berjalan di pematang sawah dengan membantu nenek memetik benih-benih padi yang sudah berwarna kuning keemasan. melihat sungai dengan meikmati alunan suara air yang mengalir. dan menghirup udara segar yang bertabur wangi embun, serta tak lupa menikmati pemandangan mentari yang hendak muncul dan tenggelam di ufuk barat. suatu saat aku pasti kembali ke desa nan permai dan tak lupa berharap tidak ada perubahan di sana. serta kembali ke ibukota untuk menjalani aktivitas shari-hari dan tak lupa bermimpi dengan harapan kota ku nan ramai dapat lebih tertata rapi.
itulah antara kota dengan desa. serupa tapi tak sama. dan banyak impian bertabur harapan bagi manusia yang hidup di dalamnya....




-end-