Entri Populer

Sabtu, 11 Juni 2011

cinta dua dunia

tinggal di sebuah kota besar seperti di Jakarta adalah dambaan dari setiap orang. orang yang tinggal di desa banyak datang ke sini hanya untuk mengadu nasib di ibu kota. dengan modal yang tak seberapa mereka rela datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. upah tak menjadi masalah yang penting mereka bisa makan. tetapi tidak dengan Ara. gadis berusia sembilan belas tahun yang memang sejak lahir sudah tinggal di ibo kota negara ini, Jakarta. selepas lulus sekolah menengah atas, ia berniat untuk melanjutkan study ke daerah yangg tidak sebising kota Jakarta. suasana yang sunyi, hening, sejuk, tenang dan indah dengan panorama alamnya. tapi niatnya tak terlaksana. karena ia tidak mendapat izin dari kedua orang tuanya. yaa apa boleh buat.

singkat cerita, ia masuk ke sebuah universitas swasta di Jakarta. awalnya ia tidak merasa nyaman karena suasana baru membuat perasaannya aneh. gedung yang menjulang tinggi hingga mencapai sembilan lantai terkesan mistis. di tambah lagi dengan halaman yang kurang terawat dengan dua pohon asem besar di tengahnya semakin Ara merasakan bulu kuduknya kian berdiri. tetapi bagi ia tidak menjadi masalah. karena ia bisa di bilang sudah terbiasa akan hal-hal yang berbau mistis.

hari demi hari hingga tahun berganti. Ara tidak merasa asing lagi dengan kampus tempatnya belajar. seiringnya waktu, Ara terlibat kasih dengan seorang senior di kampusnya. perianng dan ceria itulah sifat yang di sukai sahabat-sahabatnya. namun di samping itu ia agak tertutup dan tak banyak bicara saat masalah menghampirinya. hingga kedekatannya dengan seniornya tersebut, ia pun tak pernah cerita ke sahabatnya. hingga suatu saat ia memberanikan dirinya mencaritakan kedekatannya dengan senior itu. Arul. itu namanya. saat sahabatnya cerita, ada salah satu yang tak percaya dengan ceritanya. karena ia yakin kalau Arul itu sudah tidak berada di kampus ini. bukan karena pindah atau di DO melainkan ia sudah meninggal. mendengar perkataan Nisa yang mengatakan hal tersebut, Ara menjadi sedikit agak kesal. ia pun bertekad untuk memperkenalkan Arul kepada sahabat-sahabatnya esokk hari.

keesokan harinya, di taman kampus sahabat-sahabat Ara sedang bersenda gurau seperti biasanya. Ara datang dengan Arul.
"hai guys. hai nis. nihh kenalin Arul".
seketika nisa dan sahabat Ara yang lainnya terkejut mendengar perkataan Ara. karena yang mereka lihat adalah Ara datang sendiri. tanpa seorangpun di sampingnya.
"ihhh. lu semua ngaco yaa. ! jangan bercanda ahh.. nih gue dateng sama Arul. yang waktu itu gue ceritain ke  lo semua".
nisa berusaha menenangkan Ara.
"ra. kan udah gue bilang. senior yang namanya Arul itu udah meninggal setahun yang lalu karena sakit liver yang di deritanya. kita bukannya ga percaya tapi kita nganggep lu tuh aneh. masa sih lu temenan ssaaammmaaaa..... SETAN ?!"
seketika Ara yang mendengarkan perkataan nisa menangis menahan rasa sakit hatinya atas perkataan terhadapnya. Arul yang masih berdiri tegak di samping Ara tetap diam. karena Ara ga kuat maka ia lari sekencang mungkin menuju tempat pertama kali iya bertemu dengan Arul.

lantai teratas gedung ini. lantai sembilan. tempat pertama kali ia bertemu dengan arul. saat itu ia sedang sedih. dan arul datang untuk menghiburnya. saat sedang melamun, tiba-tiba arul ada di sampingnya. ara cepat-cepat menghapus air matanya dan arul mulai berkata "apa yang dikatakan nisa itu memang benar. kita ini berbeda alam. aku sudah tak ada. jasad ku sudah terkubur. roh ku masih bergentayangan untuk mencari apa arti cinta yang tulus. dan kini aku mungkin sudah merasa tenang. karena apa yang aku mau sudah tercapai. kamu memberikan aku cinta yang tulus. tetapi kita tak bisa memiliki karenna alam kita berbeda. terima kasih ara. sekarang aku bisa tenang di alam ku. hapus air matamu hingga kau dapat melupakan ku. berikan senyuman kebahagian untuk orang-orang yang kamu sayang. selamat tinggal ra".

ara hanya bisaa termenung dan menangis menjadijadi. ia berulang kali berfikir, ternyata orang yang selama ini ia sayangi dan ia cintai berbeda alam dengannya. ia memandang lurus ke bawah gedung yang sangat curam. tak sadar ia melangkahkan kakinya hingga tubuhhnya remuk dengan sekujur tubuh penuh dengan darah. semenjak kejadian tersebut, mahasiswi yang bernama Tamara Rosiana, jurusan Fakultas Sains ini tak terlihat lagi. tak ada lagi sosok tubuhnya yang kecil mungil. tak ada lagi tawa dan candanya. semua hanya tinggal kenangan yang mungkin kita pernah mengenalnya. apabila di antara kalian bertemu dengannya, jangan sekali-kali menangis di hadapannya.

sedikit..

kata orang, hidup adalah misteri. kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam kehidupan yang kita jalani. hidup adalah perjuangan. yang kita lakukan agar kita bisa bertahan dalam kehidupan. hidup adalah pengorbanan. rela melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang kita inginkan walaupun harus terjatuh bangun hingga sampai tersungkur. dan masih banyak lagi pengertian hidup yang dapat kita artikan secara luas. hidup juga takk lepas dari waktu. karena waktu kita bisa merasakan apa yang kita tak pernah rasakan sebelumnya dan karena waktu kita dapat mengambil kehikmatan dari sebuah penyesalan dalam sebuah masalah. sering kita dengar bahwa masalah adalah bagian dari kehidapan. tidak bisa di pungkiri akan hal itu. tetapi tetap yakin dan percaya bahwa setiap permasalahan yang kita hadapi ada jalan keluarnya.

keluarga, teman, sahabat, saudara, kekasih atau bahkan musuh sudah menjadi bumbu manis atau pun pahit dalam kehidupan yang kita jalani. cinta, kasih sayang, perhatian dan peduli adalah menajadi cita rasa yang kental dalam kehidupan. saat di rumah, aku merasakan hangatnya sentuhan cinta dan kasih seorang bunda, perlindungan dan disiplin seorang ayah, dan canda tawa, dan terkadang ribut soal maenan seorang adik. memiliki keluarga yang lengkap adalah dambaan dari setiap orang yang hidup di dunia. canda dan tawa atau bahkan lelucon-lelucon mereka membuat hidup ku semakin berwarna. para sahabat dan teman kampus. ceria dan periang. yaa itu lah sifatku.


terima kasihh atas senyuman yang telah kalian berikan. berikut motivasi-motivasi di saat ku sedang sedih.